FRAME PEMBERITAAN MISS UNIVERSE INDONESIA DIPAKSA FOTO TANPA BUSANA SAAT BODY CHECKING (Analisis Framing Robert N. Entman Di Media Kompas.com Dan Detik.com)

Juniansyah and Dian, Novitasari, M.IKom. and Puspita, Devi, M.Pd. (2025) FRAME PEMBERITAAN MISS UNIVERSE INDONESIA DIPAKSA FOTO TANPA BUSANA SAAT BODY CHECKING (Analisis Framing Robert N. Entman Di Media Kompas.com Dan Detik.com). Other thesis, Universitas Baturaja.

[thumbnail of Covverr Juni.pdf] Text
Covverr Juni.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak Juni.pdf] Text
Abstrak Juni.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of BAB 1 Juni.pdf] Text
BAB 1 Juni.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of BAB 2 Juni.pdf] Text
BAB 2 Juni.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of BAB 3 Juni.pdf] Text
BAB 3 Juni.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of BAB 4 Juni.pdf] Text
BAB 4 Juni.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5 Juni.pdf] Text
BAB 5 Juni.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka juni.pdf] Text
Daftar Pustaka juni.pdf

Download (484kB)

Abstract

Pemberitaan Miss Universe Indonesia yang dipaksa foto tanpa busana saat body checking merupakan salah satu dugaan kasus pelecehan seksual karena tidak sesuai dengan
prosedur penyelenggaraan Miss Universe Indonesia dan dianggap merendahkan kualitas Perempuan. Berita terkait kasus ini mendapat perhatian ramai di berbagai media termasuk
media online Kompas.com dan Detik.com. Media Kompas.com dan Detik.com memiliki konsep framing yang berbeda dalam memberitakan Miss Universe Indonesia yang
dipaksa foto tanpa busana saat melakukan body checking. Framing merupakan analisis suatu peristiwa yang ditonjolkan untuk mengetahui bagaimana realitas suatu berita yang
di kontruksi oleh media terutama media Kompas.com dan Detik.com. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis framing model Robert N Entman yang
termasuk dalam paradigma konstruktivis ada empat elemen framing yang yang terdiri dari Define Problems (Pendefinisian Masalah), Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah atau Sumber Masalah), Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Moral), dan
Treatment Recommendation (Penekanan Penyelesaian). Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Kompas.com lebih berani mendefinisikan kasus ini sebagai pelecehan seksual sedangkan Detik.com kurang berani mengatakan bahwa kejadian yang dialami oleh Miss Universe Indonesia adalah bentuk pelecehan seksual. Namun, Detik.com lebih berani dalam menggunakan kata
vulgar seperti `telanjang` jika dibandingkan dengan Kompas.com yang masih menggunakan kata `tanpa busana`.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Universitas Baturaja > Jurnal > FISIP > Ilmu Komunikasi
UBR > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Yudith UNBARA
Date Deposited: 21 May 2026 03:33
Last Modified: 21 May 2026 03:33
URI: https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2535

Actions (login required)

View Item
View Item