Muhammad, Akhlis Tawakal and Prof. Dr. Ir. Gribaldi, Gribaldi, M.Si. and Dr. Susanti, Diana, S.P., M.Si. (2025) PENGARUH INTERVAL PENYIRAMAN DAN VOLUME AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PAKCOY (Brassica rapa L.) PADA TANAH ULTISOL. Other thesis, Universitas Baturaja.
COVER (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (1MB)
ABSTRAK (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (110kB)
BAB I (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (268kB)
BAB II (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (273kB)
BAB III (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (300kB)
BAB IV (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (348kB)
BAB V (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
Dapus (MUHAMMAD AKHLIS T).pdf
Download (492kB)
Abstract
Pengaruh Interval Penyiraman Dan Volume Air Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Pakcoy (Brassica rapa L.)
Pada Tanah Ultisol. Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir Gribaldi,M.Si dan Dr. SusantiDiana, S.P., M.Si. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interval penyiraman dan volume air terhadap pertumbuhan dan produksi pakcoy
(Brassica rapa L.). Penelitian ini dilaksanakan di green house Fakultas Pertanian Universitas Baturaja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2025 sampai dengan bulan April 2025. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor
pertama terdiri dari empat taraf dan faktor kedua terdiri dari tiga taraf, diulang sebanyak tiga kali sehingga mendapatkan 36 kombinasi perlakuan. Faktor pertama
interval penyiraman yang terdiri dari : P1 : Penyiraman 2 kali sehari, P2 :Penyiraman 1 hari sekali, P3 : Penyiraman 2 hari sekali, P4 : Penyiraman 3 hari sekali. Faktor kedua yaitu volume air yang terdiri dari : V1 : 100 % kapasitas
lapang (300 ml) / polybag, V2 : 75 % kapasitas lapang (225 ml) / polybag, V3 : 50% kapasitas lapang (150 ml) / polybag. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman
(cm), jumlah daun (helai), berat basah tajuk (g), berat kering tajuk (g), berat basah akar (g), berat kering akar (g), berat kering tanaman (g), rasio tajuk akar (g), dan
kandungan klorofil. Berdasarkan hasil analisa uji F, menunjukkan bahwa interaksi
antara pengaruh interval penyiraman dan volume air berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati. Faktor tunggal interval penyiraman
memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat kering tanaman serta rasio tajuk akar. Sedangkan
untuk faktor tunggal volume air berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati kecuali pada peubah tinggi tanaman, berat basah tajuk, berat kering
tajuk dan berat kering tanaman. Kombinasi perlakuan interval penyiraman 1 hari sekali dengan 75% kapasitas lapang (225 ml) / polybag (P2V2) merupakan perlakuan yang cenderung lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman
pakcoy. Perlakuan interval penyiraman 1 hari sekali (P2) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy. Perlakuan pemberian volume air 75% kapasitas lapang (225 ml) / polybag (V2) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Baturaja > Jurnal > FP > Agroteknologi UBR > Agroteknologi |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Yudith UNBARA |
| Date Deposited: | 25 May 2026 01:31 |
| Last Modified: | 25 May 2026 01:31 |
| URI: | https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2585 |
