Risa, Wahyuni and Dr.E. Mardiah, Kenamon, S.E., M.Si. and Yulitiawati, Yulitiawati, S.E., M.Si. (2026) ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN PENDEKATAN VALUE FOR MONEY PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2020-2024. Other thesis, Universitas Baturaja.
1 COVER RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (2MB)
2 ABSTRAK RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (567kB)
3 BAB I RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (730kB)
4 BAB II RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (936kB)
5 BAB III RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (722kB)
6 BAB IV RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (482kB)
7 BAB V RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (824kB)
8 BAB VI RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (581kB)
9 DAFTAR PUSTAKA RISA WAHYUNI_2213013_AKUNTANSI.pdf
Download (516kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dengan Pendekatan Value for Money pada Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2020 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari rekapitulasi data keuangan daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan mengakses laman https://djpk.kemenkeu.go.id/portal/data/apbd. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode documenter(dokumentasi). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rasio ekonomis, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama tahun 2020–2024 berfluktuasi pada aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Rata-rata rasio ekonomis sebesar 97,31% termasuk kategori kurang ekonomis, yang berarti realisasi belanja secara umum masih mendekati bahkan pada beberapa tahun melebihi anggaran. Kondisi tidak ekonomis terjadi pada tahun 2022 dan 2024 akibat tingginya belanja modal, belanja barang dan jasa, serta belanja tidak terduga. Sementara itu, tahun 2023 menjadi tahun cukup ekonomis karena adanya pengendalian belanja pegawai, bantuan keuangan, dan belanja lainnya. Dari sisi efisiensi, rata-rata rasio sebesar 100,05% menunjukkan kategori tidak efisien, karena belanja daerah cenderung sebanding atau lebih besar dibandingkan pendapatan yang direalisasikan. Tingkat efisiensi yang rendah terutama disebabkan oleh masih terbatasnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari pajak dan retribusi daerah,sehingga ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat masih tinggi.Sebaliknya, dari sisi efektivitas, kinerja keuangan daerah menunjukkan hasil yang sangat baik dengan rata-rata rasio 102,32% atau kategori sangat efektif. Hal ini menandakan bahwa realisasi pendapatan daerah pada sebagian besar tahun mampu melampaui target anggaran, terutama didorong oleh tingginya realisasi pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Baturaja > Jurnal > FEB > Akuntansi UBR > Akuntansi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi |
| Depositing User: | Yudith UNBARA |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:26 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:26 |
| URI: | https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2774 |
