PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA LAYA KECAMATAN BATURAJA BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

Revi, Damayanti and Aprilia, Lestari, M.I.P. and Herni, Rahmayanti,M.Si (2025) PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA LAYA KECAMATAN BATURAJA BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU. Other thesis, Universitas Baturaja.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (943kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (346kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[thumbnail of DAPUS.pdf] Text
DAPUS.pdf

Download (324kB)

Abstract

Pelayanan kesehatan masyarakat Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat,Kabupaten Ogan Komering Ulu masih memerlukan dukungan pemerintah desa agar berjalan optimal. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya partisipasi masyarakat, sosialisasi kesehatan yang terbatas di luar kegiatan posyandu, serta keterbatasan ketersediaan obat-obatan di luar jadwal posyandu. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana peran pemerintah desa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat Ogan Komering Ulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Desa Laya. Penelitian dilaksanakan pada 20 Mei hingga 28 Juni 2025 dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori peran pemerintah menurut Ryaas Rasyid dengan tiga indikator, yaitu fasilitator, dinamisator dan regulator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah desa sebagai fasilitator diwujudkan melalui penyediaan sarana prasarana posyandu serta pengalokasian anggaran kesehatan dalam APBDes. Peran sebagai dinamisator dilakukan dengan mengajak masyarakat mengikuti kegiatan posyandu melalui kader dengan penyampaian informasi jadwal kegiatan dan pemberian edukasi kesehatan saat kegiatan berlangsung, namun belum dilakukan secara intensif di luar kegiatan posyandu sehingga partisipasi masyarakat belum merata. Peran sebagai regulator ditunjukkan melalui penetapan aturan pelaksanaan posyandu dalam bentuk keputusan kepala desa dan mekanisme musyawarah desa, serta pengawasan dan evaluasi melalui pemantauan langsung dan laporan kader meskipun belum dilakukan secara sistematis dan tertulis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah Desa Laya telah berjalan, namun belum optimal. Saran penelitian ini adalah agar pemerintah desa meningkatkan sosialisasi kesehatan, memperkuat pembinaan kader, serta menyusun pengawasan dan evaluasi terstruktur guna meningkatkan pelayanan kesehatan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Universitas Baturaja > Jurnal > FISIP > Ilmu Pemerintahan
UBR > Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Yudith UNBARA
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:38
Last Modified: 05 Aug 2026 02:38
URI: https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2808

Actions (login required)

View Item
View Item