Intan, Aryani and Eva, Susanti, M.Si and Herni, Rahmayanti,M.Si (2025) DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DESA TRANSMIGRASI DI DESA BINA AMARTA KECAMATAN MADANG SUKU III KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR. Other thesis, Universitas Baturaja.
COVER-DAFTAR ISI.pdf
Download (513kB)
ABSTRAK.pdf
Download (90kB)
BAB I.pdf
Download (177kB)
BAB II-1.pdf
Download (417kB)
BAB III-3.pdf
Download (180kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (160kB)
Abstract
Program transmigrasi merupakan kebijakan pemerintah dalam pemerataan penduduk dan pembangunan wilayah. Desa Bina Amarta Kecamatan Madang Suku III Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur merupakan desa transmigrasi yang dihuni oleh masyarakat lokal Suku Komering dan masyarakat pendatang dari berbagai daerah seperti Jawa, Sunda, Dieng, dan Cirebon. Perbedaan latar belakang sosial budaya tersebut memunculkan interaksi sosial yang berdampak pada terjadinya perubahan sosial budaya masyarakat.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak perubahan sosial budaya akibat transmigrasi di Desa Bina Amarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak perubahan sosial budaya yang terjadi, baik dampak positif maupun dampak negatif.Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial dengan indikator menurut Nanang Martono, yaitu bertambah dan berkurangnya penduduk, adanya penemuan-penemuan baru, serta pendidikan dan pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmigrasi membawa dampak positif berupa inovasi budaya, meningkatnya kesadaran budaya, berkembangnya pendidikan dan pengetahuan, serta terbentuknya hubungan sosial yang lebih terbuka. Namun demikian, ditemukan pula dampak negatif seperti berkurangnya tradisi lokal, munculnya rasa keterasingan sosial, dan potensi konflik budaya akibat perbedaan nilai dan kebiasaan hidup.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya di Desa Bina Amarta berlangsung secara bertahap dan kompleks. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah desa dan masyarakat terus memperkuat toleransi, komunikasi antarbudaya, serta upaya pelestarian budaya lokal guna menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Baturaja > Jurnal > FISIP > Ilmu Pemerintahan UBR > Ilmu Pemerintahan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Yudith UNBARA |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 02:55 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 02:55 |
| URI: | https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2818 |
