Rio, Nusantara and Marratu, Fahri, M.I.P. and Eva, Susanti, M.Si (2025) KOORDINASI ANTARA PEMERINTAH DESA DAN DINAS PERTANIAN DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI (Studi Kasus Kelompok Tani Desa Fajar Jaya Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu). Other thesis, Universitas Baturaja.
COVER.pdf
Download (832kB)
ABSTRAK.pdf
Download (196kB)
BAB I.pdf
Download (173kB)
BAB II.pdf
Download (263kB)
BAB III.pdf
Download (196kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (969kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (167kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Desa Fajar Jaya yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani, namun belum seluruhnya tergabung dalam kelompok tani. Dari 652 petani, hanya 286 yang aktif sebagai anggota kelompok tani, yang mencerminkan belum optimalnya pemberdayaan. Permasalahan utama terletak pada belum efektifnya koordinasi antara Pemerintah Desa dan Dinas Pertanian, yang ditandai oleh lemahnya sinkronisasi data, komunikasi tidak rutin, pembagian kerja tidak jelas, serta kurangnya evaluasi bersama.Penelitian ini bertujuan menganalisis pola koordinasi dalam pemberdayaan kelompok tani menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada 20 Mei hingga 25 Juni 2025. Teori yang digunakan mengacu pada konsep koordinasi G.R. Terry dan indikator Hasibuan, yaitu kerjasama, komunikasi, pembagian kerja, dan disiplinBerdasarkan hasil penelitian, didapati bahwa koordinasi antara Pemerintah Desa dan Dinas Pertanian masih belum optimal. Hal ini dikarenakan kerjasama masih bersifat administratif dan tidak adanya nota kesepakatan/Memorandu of Understanding (MoU), komunikasi berjalan satu arah, pembagian kerja belum dibakukan secara formal, dan disiplin kegiatan sangat tergantung pada inisiatif individu. Maka dari itu, untuk mengoptimalkan koordinasi diantara keduanya, perlu dilakukan langkah-langkah seperti pembuatan nota kesepakatan/Memorandu of Understanding (MoU), mengadakan forum formal yang dihadiri oleh pemerintah desa, dinas pertanian, PPL, BPP dan Kelompok tani agar komunikasi tidak berjalan satu arah, adanya pembagian kerja yang jelas dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak, serta melakukan monitoring dan evaluasi rutin agar bisa meningkatkan kedisiplinan dan memaksimalkan implementasi program yang dibuat.Kata kunci: Koordinasi, Pemberdayaan, Kelompok Tani.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Universitas Baturaja > Jurnal > FISIP > Ilmu Pemerintahan UBR > Ilmu Pemerintahan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Yudith UNBARA |
| Date Deposited: | 12 Sep 2026 06:09 |
| Last Modified: | 12 Sep 2026 06:09 |
| URI: | https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2822 |
