ANALISA TINGKAT KEHILANGAN AIR SALURAN SUB SEKUNDER PEMETUNG HULU DI DAERAH IRIGASI KOMERING KECAMATAN BUAY PEMUKA PELIUNG KABUPATEN OKU TIMUR

Shinta, Triani and Azwar, Azwar, M.T. and Ir. Marinda Gusti, Akhiria, M.T. (2026) ANALISA TINGKAT KEHILANGAN AIR SALURAN SUB SEKUNDER PEMETUNG HULU DI DAERAH IRIGASI KOMERING KECAMATAN BUAY PEMUKA PELIUNG KABUPATEN OKU TIMUR. Other thesis, Universitas Baturaja.

[thumbnail of cover shinta.pdf] Text
cover shinta.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (144kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (100kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (438kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (179kB)

Abstract

Sistem irigasi yang efisien merupakan kunci keberhasilan pertanian dalam menjaga ketahanan pangan. Namun, masalah kehilangan air selama distribusi seringkali menjadi kendala utama dalam memenuhi kebutuhan debit air di lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya kehilangan air,mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan mengevaluasi kinerja saluran subsekunder Pemetung Hulu di Daerah Irigasi Komering, Kabupaten OKU Timur.Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengukuran debit aktual dilakukan pada tiga bagian saluran(BPB0-BPB3) menggunakan metode pelampung untuk menentukan kecepatan aliran dan pengukuran luas penampang saluran untuk menentukan dimensi penampang. Data primer dari pengukuran lapangan dibandingkan dengan data debit yang direncanakan untuk menentukan perbedaan kehilangan air di setiap bagian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara debit yang direncanakan dan debit aktual di lapangan. Pada Bagian 1 (BPB0-BPB1) ditemukan kehilangan air sebesar 0,19 m³/detik⁵ , Bagian 2 (BPB1- BPB2) memiliki debit 0,23 m³/detik⁵, dan Bagian 3 (BPB2-BPB3) memiliki debit 0,19 m³/detik⁵.Ada beberapa faktor penyebab kehilangan air pada saluran ini yaitu rembesan,kebocoran pada linning, serta sedimentasi yang menghambat laju aliran. Secara akumulatif, tingkat kehilangan air ini mengurangi efisiensi distribusi air irigasi.Kata kunci : Irigasi, Saluran sekunder, Kehilangan air, Debit, Efisiensi

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Universitas Baturaja > Jurnal > FTK > Teknik Sipil
UBR > Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik dan Komputer > Teknik Sipil
Depositing User: Yudith UNBARA
Date Deposited: 09 Oct 2026 03:20
Last Modified: 09 Oct 2026 03:20
URI: https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2875

Actions (login required)

View Item
View Item