ANALISIS SEMIOTIKA KONFLIK KELUARGA DALAM FILM DUA HATI BIRU (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE

Heri, Nopriansyah and Dr. Hendra, Alfani, M.IKom. and Septiana, Wulandari, M.IKom. (2025) ANALISIS SEMIOTIKA KONFLIK KELUARGA DALAM FILM DUA HATI BIRU (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE. Other thesis, Universitas Baturaja.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (84kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (77kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB)

Abstract

Film adalah gambar bergerak yang diperangkati oleh warna, suara,dan sebuah
kisah. Film menyajikan cerita dengann berbagai genre, genre komedi, drama,romance, horor dan lainya. Perfilman Indonesia saat ini menghadirkan genre yang beragam dalam tayangan bioskop setiap harinya. Salah satunya adalah film Dua
Hati Biru untuk dapat diambil pesan moralnya, menyangkut konflik keluarga yang menjadi objek penelitian. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui Representasi konflik keluarga dalam film Dua Hati Biru. Penelitian ini menggunakan metode
semiotika Teori Charles Sanders Pierce yang mempunyai konsep trikotominya,yakni Sign,Object, Interpretant dengan paradigma konstuktivis. Hasil penelitian dengan menganalisis 14 scene yang dibagi menjadi 3 bentuk konflik keluarga dalam
film Dua Hati Biru, ditemukan konflik dengan suami istri, yaitu karena sebuah perdebatan yang menimbulkan kesalahpahaman tanpa penjelasan dari renggangnya
komunikasi Dara dan Bima yang terlalu lama menjalin hubungan jarak jauh. Konfik Orang tua dan anak yang terjadi dalam film ini yaitu menyangkut Bima yang sering membantah Orang tuanya karena merasa sudah pantas mengambil Keputusan
sendiri. Lalu dari sudut pandang orang tua yang selalu ingin ikut campur masalah rumah tangga anaknya dengan maksud ingin memberikan saran terbaik. Konflik antar saudara yang memicu perdebatan dan kekecewaan. Di dalam Film ini Konflik
antar saudara yang terjadi yaitu adanya pengingkaran janji yang dilakukan Dara kepada Adiknya mengenai “keluarga yang baik” Adik Dara beranggapan bahwa Dara akan memperbaiki suasana dalam keluarga tapi Keluarga Dara juga belum
baik seutuhnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Universitas Baturaja > Jurnal > FISIP > Ilmu Komunikasi
UBR > Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Yudith UNBARA
Date Deposited: 21 May 2026 03:05
Last Modified: 21 May 2026 03:05
URI: https://repository.unbara.ac.id/id/eprint/2534

Actions (login required)

View Item
View Item